Perkuat Bantuan Hukum Gratis

Perkuat Bantuan Hukum Gratis

SEMARANG – Resmi disumpah dan diambil janjinya sebagai advokat, 10 sarjana hukum yang bernaung dalam DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Semarang, langsung ditugaskan untuk bekerja memberikan layanan hukum secara maksimal dan diwajibkan memberikan bantuan hukum gratis bagi warga tak mampu. Hal itu disampaikan, Ketua Peradi Semarang Theodorus Yosep Parera usai acara pengangkatan dan pengambilan sumpah atau janji advokat di Hotel MG Setos, Semarang, Kamis (21/12).

Adapun sidang terbuka pengangkatan dan pengambilan sumpah advokat dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Tengah, Nommy HT Siahaan, dengan disaksikan oleh Tommy Sugih selaku Wakil Sekretaris Jendral DPN Peradi, yang hadir mewakili Juniver Girsang. Dalam kesempatan tersebut juga disumpah 217 advokat dari Peradi versi Fauzi Yusuf Hasibuan.

“Kita langsung tugaskan untuk memperkuat Lembaga Penyuluhan dan Pembelaan Hukum (LPPH) Peradi Semarang. Bagaimanapun bantuan hukum gratis bagi warga tak mampu merupakan program utama LPPH,” kata Yosep Parera usai penyumpahan.

Pihaknya berharap advokat yang baru disumpah benar benar menjadi teladan dan contoh dalam mendampingi masyarakat untuk mendapat kedudukan yang setara dan seimbang dalam memperjuangkan keadilan. Menurutnya, peran advokat dalam mendampingi masyarakat tak hanya di mimbar persidangan melainkan dimulai dari pra ajudikasi (penyelidikan dan penyidikan).

Sementara itu, Tommy Sugih menekankan agar marwah dan etika advokat menjadi nyawa dalam setiap aktifitas advokat. Menurutnya, lembaga itu sebagai wadah untuk mengawasi dan memberikan tindakan terhadap perilaku advokat yang melanggar kode etik.

“Kami lakukan semua upaya agar advokat tetap pada marwahnya dan selalu memegang etika. Jadi jangan sampai perilaku oknum membuat profesi advokat negatif di mata masyarakat,” sebutnya.

Dalam sambutannya, Naommy HT Siahaan berharap, para advokat dapat menjalankan profesinya secara profesional dengan berlandaskan pada hati nurani dan moral mereka masing-masing.

“Advokat dituntut dan diharapkan melaksanakan sumpah keprofesiannya. Yang paling utama sebagai penegak hukum, harus melayani para pencari keadilan dan memberi pelayanan yang terbaik,” sebutnya. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat