Untag Ajak Masyarakat Ikuti Pelatihan Mediasi

Untag Ajak Masyarakat Ikuti Pelatihan Mediasi

SEMARANG  Program Magister Ilmu Hukum Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang bekerjasama dengan Badan Mediasi Indonesia (BaMi), kembali menggelar Pelatihan mediasi. BaMi sendiri merupakan badan mediasi yang terakreditasi di Mahkamah Agung (MA).

“Pelatihan ini akan dilaksanakan dari 22 hingga 25 Februari 2018 di Kampus II Untag Semarang,” kata Guru Besar Untag Semarang, Prof Liliana Tedjosaputro kepada Jawa Pos Radar Semarang, Rabu (3/1).

Menurutnya, mediator sangat dibutuhkan untuk menyelesaikan masalah dan mencari win win solusi apabila terjadi sengketa. Liliana juga menyampaikan, di negara maju saat ini peran mediator sudah sangat penting, agar mampu mengurangi litigasi di pengadilan. Melalui pelatihan itu, nantinya peserta akan menjalani diklat mediator selama 40 jam. Materi akan dibawakan oleh akademisi dan praktisi yang berkompeten dan berpengalaman di bidang mediasi dan hakim dari MA.

“Pentingnya keberadaan mediator ini yakni mencari solusi tanpa merugikan satu pihak dan tidak sampai ke pengadilan,” ujarnya.

Dikatakannya, peserta yang dinyatakan lolos dalam diklat tersebut akan mendapat sertifikat Mediator. Pelatihan mediasi ini terbuka untuk umum dan dari semua golongan masyarakat. “Syaratnya minimal tamat SMA sederajat,” sebutnya.

Menanggapi kegiatan itu, Mahasiswa Program Doktor Ilmu Hukum (PDIH) Untag Semarang, Theodorus Yosep Parera menilai, saat ini peran mediator semakin diperhitungkan setelah terbitnya Peraturan Mahkamah Agung Nomor 2 tahun 2003 kemudian diganti dengan Peraturan Mahkamah Agung nomor 1 tahun 2008 lalu diganti lagi dengan Peraturan Mahkamah Agung nomor 1 tahun 2016 tentang Prosedur Mediasi di Pengadilan.

“Saat ini, setiap perkara wajib diupayakan perdamaian melalui mediasi. Kami rasa acara ini patut didukung dan layak untuk diikuti, apalagi acaranya bisa untuk umum,” kata Yosep yang juga Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Semarang ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat