Sudah Berdamai, Pelaku Pemukulan Di Semang Ajukan Penangguhan Penahanan

Sudah Berdamai, Pelaku Pemukulan Di Semang Ajukan Penangguhan Penahanan

Sudah Berdamai, Pelaku Pemukulan Di Semang Ajukan Penangguhan Penahanan

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Tersangka kasus pencurian di Polsek Mijen berinisial W mengajukan penangguhan.

Namun penangguhan penahanan warga Kendal itu belum diberikan meski antara tersangka dengan korban AW telah berdamai.

Kuasa hukum tersangka, Yosep Parera menyebut, pelapor juga telah mencabut laporannya di Polsek Mijen.

W ditahan di Mapolsek Mijen setelah ditangkap sehari sebelumnya atas kasus pencurian disertai kekerasan pada 2 Mei silam.

“Kemarin ada seorang warga mendatangi Rumah Pancasila dan Klinik Hukum untuk meminta bantuan atas perkara yang menimpa W.”

“Saat ini W masih ditahan di Polsek lebih dari 60 hari padahal sudah ada perdamaian antara pelapor AW dengan tersangka W.”

“Bahkan pelapor sudah mengajukan surat permohonan pencabutan dan menghentikan perkara ini,” ujarnya di Mapolsek Mijen, Rabu (17/7/2019).

Kasus ini berawal ketikan W mengetahui istrinya yang berinisal M main serong dengan AW.

W mengetahui hal tersebut ketika memegang ponsel istrinya dan melihat percakapan antara keduanya.

Tak terima, W lantas mengajak AW untuk bertemu.

Keduanya lantas bertemu di wilayah Kecamatan Mijen, Senin (15/5/2019) malam.

W lantas meminta penjelasan terkait percakapan di ponsel istrinya.

Karena AW tidak mengaku, W kemudian memukulnya.

“Begitu AW mengakui, W kemudian meminta pertanggungjawaban atas perbuatan itu.”

“Maka AW menyerahkan motor, dompet, dan handphone-nya kemudian dibawa oleh W.”

“Tiga hari kemudian W datang ke rumah AW untuk mengembalikan motor dan dompet sedangkan handphone masih disita,” katanya.

Meski telah mengembalikan barang yang disita, ternyata AW telah melaporkan W ke Mapolsek Genuk sehari setelah kejadian.

Setelah W ditahan, mereka kemudian sepakat berdamai pada 5 Mei.

Perdamaian tersebut disusul dengan pencabutan laporan.

“Pelapor sudah mencabut laporannya tetapi sampai saat ini terlapor masih ditahan.”

“Barang yang disita juga dikembalikan karena tidak segera diambil,” katanya.

Sementara itu, Panit Idik Pol Polsek Mijen Iptu Bardo menyebut, proses hukum terhadap W tetap berjalan meski pelapor mencabut laporannya.

Hal itu karena pasal yang dilaporkan untuk W bukan delik aduan.

Sehingga tanpa adanya laporan pun polisi akan memproses kasus tersebut.

“Pencabutan itu setelah ada penangkapan dan penahanan.”

“Pasal yang disangkakan itu bukan delik aduan.”

“Kalau delik aduan dan ada pencabutan polisi bisa menghentikan,” jelasnya.

Ia juga menampik anggapan polisi lamban dalam menangani kasus ini.

Menurutnya, bersamaan dengan penyelidikan kasus ini, polisi juga harus menjalanlan pengamanan Pemilu 2019 dan Lebaran.

“Saya kira kita transparan dalam menangani kasus ini.”

“Kami tidak sengaja berlama-lama,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat