Rumah Pancasila Maknai Kemerdekaan dengan Berbagi

Rumah Pancasila Maknai Kemerdekaan dengan Berbagi

Rumah Pancasila Maknai Kemerdekaan dengan Berbagi

SEMARANG, suaramerdeka.com – Rumah Pancasila dan Klinik Hukum Semarang memberikan bantuan kepada sejumlah pelajar tingkat SD-SMA hingga mahasiswa. Bantuan dalam bentuk beasiswa atau uang pembinaan tersebut diberikan kepada 32 pelajar dan mahasiswa dari latar belakang keluarga tidak mampu di Kota Semarang dan sekitarnya.

“Kami ingin memberikan suatu contoh kepada masyarakat dan pemerintah, bahwa tujuan akhir dari Pancasila adalah memberikan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” kata Pendiri Rumah Pancasila Yosep Parera seusai kegiatan perayaan hari jadi organisasi itu di objek wisata Grand Maerakaca Semarang, Senin (19/8).

Rumah Pancasila sebagai wadah bagi anak-anak muda dari berbagai latar belakang, genap berusia satu tahun atau resmi berdiri pada 18 Agustus 2017 lalu. Mereka yang tergabung dalam organisasi ini yakni mulai dari advokat, akademisi, jurnalis, musisi, mahasiswa hingga beragam profesi lain.

“Keadilan sosial tidak lepas dari ekonomi. Ketika berbicara ekonomi maka berbicara soal sumber daya dan sumber alam di Indonesia. Sumber daya alam ini tentu terbatas, hanya orang-orang kuat dan mampu yang dapat untuk mengeksploitasi itu,” ujarnya.

Dia menilai, banyak masyarakat secara umum belum mampu memanfaatkan sumber daya alam tersebut, termasuk dalam hal pekerjaan. Karenanya, sebagai warga negara yang cinta terhadap Pancasila, harus memberikan ruang kepada siapapun, agar mampu menjadi sumber daya manusia (SDM) yang bersaing.

“Dalam UUD 1945 dikatakan jelas, segala sumber daya alam yang berfungsi untuk orang banyak dikelola dan dikuasai oleh negara. Kepada mereka yang mengelola itu tolong digunakanlah untuk kepentingan masyarakat,” imbuhnya.

Terkait momen kemerdekaan, Rumah Pancasila memaknainya dengan peduli kepada sesama. Bagi dia, arti merdeka adalah berbagi kepada orang-orang yang belum beruntung. Sementara itu, Ketua Rumah Pancasila dan Klinik Hukum Semarang, Eka Setiawan menambahkan, pihaknya juga melakukan penandatanganan kerja sama dengan Kanwil Kemenkumham Jateng beserta Kanwil Kemenag Jateng, PKBI di Lapas Kelas I Semarang (Lapas Kedungpane).

Kegiatan dilaksanakan bersamaan dengan pemberian remisi kepada warga binaan pada 17 Agustus kemarin. Pada kesempatan itu, Rumah Pancasila menyampaikan seluruh bentuk kegiatan yang dilakukan selama setahun ini, berupa penyuluhan dan pendampingan hukum, termasuk kegiatan sosial yang melibatkan warga binaan di 44 Rutan dan Lapas se-Jateng.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat