Rumah Pancasila Hibahkan Mesin Penyuling Air Bersih Untuk Warga Binaan Pemasyarakatan

Rumah Pancasila Hibahkan Mesin Penyuling Air Bersih Untuk Warga Binaan Pemasyarakatan

Rumah Pancasila Hibahkan Mesin Penyuling Air Bersih Untuk Warga Binaan Pemasyarakatan

RMOLJatengRumah Pancasila dan Klinik Hukum Semarang menyerahkan hibah mesin penyuling air bersih untuk Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) Lapas Kelas I Kedungpane Semarang, Kamis (17/10).

Pendiri Rumah Pancasila dan Klinik Hukum Semarang, Theodorus Yosep Parera mengatakan, selama ini, penghuni lapas memang sudah mendapat air minum.

Diantaranya berupa air rebusan dari air sumur. Untuk bisa mendapatkan air mineral, mereka membelinya di kantin.

“Jatah makan (penghuni lapas) hanya Rp20 ribu per hari. Air saja mahal kalau harus beli yang kemasan. Jadi kami berinisiatif menyediakan mesin penyuling air sehingga air sumur bisa langsung diminum,” ujar Yosep Parera usai penyerahan hibah.

Parera menambahkan, alat penyuling ini diletakkan di dekat dapur di dalam lapas.

Tidak jauh dari situ, disediakan tiga keran air hasil sulingan yang disalurkan lewat selang berwarna hijau.

Lebih lanjut, Yosep mengatakan, bantuan alat penyuling air ini senilai Rp20 jutaan. Dana tersebut dihasilkan dari anak-anak muda yang bekerja di Rumah Pancasila dan Klinik Hukum Semarang.

Sementara itu, Kalapas Kelas I Kedungpane Semarang, Dedi Mulyadi mengaku sangat terbantu dengan keberadaan alat penyuling air ini.

“Selama ini sudah kami sediakan air minum. Tapi dengan alat ini, akan meningkatkan kualitas air. Rata-rata di sini per orang mengonsumsi 2 liter air per hari. Saat ini ada 1.952 warga binaan,” terangnya.

Ditegaskan, akses air bersih ini akan dibuka 24 jam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat