Gandeng Rumpan dan Yayasan Persadani, Lapas Semarang Semprotkan Disinfektan

Gandeng Rumpan dan Yayasan Persadani, Lapas Semarang Semprotkan Disinfektan

Gandeng Rumpan dan Yayasan Persadani, Lapas Semarang Semprotkan Disinfektan

SEMARANG, suaramerdeka.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang (Lapas Kedungpane) melalukan penyemprotan disinfektan, Rabu (15/4). Kali ini pihak lapas bekerja sama dengan Rumah Pancasila dan Klinik Hukum Semarang (Rumpan) serta Yayasan Putra Persaudaraan Anak Negeri (Persadani).

Kegiatan penyemprotan disinfektan dilakukan mulai dari area Lapas bagian luar hingga bagian dalam, termasuk blok atau hunian bagi para narapidana/warga binaan.

Kepala Lapas Semarang Dadi Mulyadi menyatakan, upaya penanggulangan penularan Covid-19 sudah dilakukan sejak satu bulan lalu. Selain penyemprotan, pihaknya juga menyediakan sarana cuci tangan dan cairan antiseptik atau hand sanitizer di sejumlah titik.

“Upaya penanggulangan Covid-19 sudah kami laksanakan sebulan ini. Kami berterima kasih kepada Rumah Pancasila yang sudah peduli kepada Lapas dalam penanggulangan pandemi ini,” kata Dadi.

Ketua Persadani, Machmudi Hariono alias Yusuf mengemukakan, yayasan ini dibentuk sekitar dua bulan lalu. Keberadaan Persadani salah satunya ingin memberikan kontribusi kepada masyarakat dan turut membantu pemerintah dalam bentuk kegiatan positif, termasuk upaya pencegahan Covid-19.

“Kami berusaha aktif dan berkontribusi kepada siapapun, termasuk Lapas Semarang dengan melakukan penyemprotan disinfektan. Partisipasi ini diharapkan mampu mendorong para eks napi lain melakukan hal serupa,” ujarnya.

Yayasan Persadani mayoritas beranggotakan eks narapidana kasus tindak pidana terorisme. Hingga saat ini, tercatat ada 20-an anggota yang tergabung dalam wadah tersebut. Mereka pernah menjalani masa hukuman yang bervariasi.

Adapun bentuk kegiatannya meliputi kegiatan sosial, pemberdayaan masyarakat, konsultasi dan pendampingan terhadap keluarga warga binaan terkait hak dan kewajibannya.

“Kami terbuka dengan mereka (eks napi) yang ingin bergabung dengan kami, bahkan kami sangat mendorong. Anggota kami sudah fokus memulai lembaran baru dan serius ingin memberikan pengabdian kepada masyarakat,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *